Bandung Pun Menangis
Weblogs No Comments »Sabtu sore,ketika matahari akan menutup matanya di ufuk timur,langit berwarna hitam bercampur dengan jingga………….
Sore itu setelah menonton sang idolaku di stadion siliwangi,keadaanya sangat tak tentu………
Sekumpulan orang yang sedang berteriak "PERSIB NU AING!!!",tiba-tiba terdiam ketika sang pengadil dilapangan meniup sebuah peluit penjang………
Suara peluit itu bagi beberapa orang terdengar seperti bunyi terompet "Sangkakala" ketika dibunyikan………..
Langit seperti mencucurkan air matanya ke bumi ketika sang pahlawan dan kebanggan kota bandung tergeletak tak berdaya akibat kekuatan sang pengusa dari ibu kota………
Kesedihan yang terlihat dari wajah-wajah dari orang-orang yang ada di stadion tidak dapat disembunyikan lagi,ataupun ketika angin kencang berhembus di sekitar mereka,angin-angin itu pun tidak berdaya apa-apa ketika ingin mencoba menghapus kesedihan dari wajah mereka.
Para penonton mencurahkan keamarahannya dengan cara meluapkan emosinya kepada para petugas keamanan yang tidak punya dosa apa-apa dalam pertandingan itu………
Ketika malam sudah menyelimuti,para bintang yang biasanya menerangi kota seolah enggan keluar dari persembunyian mereka di surga……..
Mungkin para bintang itu masih terbawa duka akibat kejadian tadi sore………..
Sekelompok mojang dan jajaka priangan mulai menapaki liak-liuk jalanan kota…..
Udara terasa sangat segar seolah dibersihkan oleh tetesan air mata langit tadi sore………….
Sementara diriku masih duduk termenung di depan sebuah mahluk tak bernyawa,dan sering kali kujadikan teman berbagi rasa……….
Saat ini dialah salah satu teman yang paling dekat denganku,sayang di hanya bisa mendengarkan segala keluh kesal yang kualami…….
Yang bisa dia ucapkan saat ini adalah lagu-lagu dari Maliq & D`essential……..
Pikiran ku terbang melayang ke angkasa…….rasanya diriku ingin menghilang dan bersembunyi di surga seperti yang dilakukan oleh para bintang…….
Mungkin di surga,saya bisa menemukan setitik cahaya…………
Setitik cahaya yang bisa membuatku ingin hidup 1000 tahun dengannya………
weissssssssss……………….
Tapi diriku masih di sini,diatas bumi ini…….
Menginjak kerasnya tanah dan menghirup lembutnya udara……..
Aku harus berjuang disini,bukan seperti angan-anganku yang berada di surga
Menemukan artinya kehidupan yang ada di bumi ini
Mencoba menggapainya dengan ke dua tanganku ini………..