Bantuan itu membantu atau menghancurkan ?
Uncategorized No Comments »Dalam selang waktu yang tidak cukup lama dua bencana alam yang cukup besar terjadi di negeri kita ini………
Sebelum kedua bencana alam itu terjadi masih segar di ingatan kira,tentang kejadia tsunami yang terjadi di aceh……
Kejadian itu membuat mata kita terbuka,bahwa bencana alam selalu menyertai dalam kehidupan kita……
Setelah setahun berjalan….terjadi sebuah bencana besar………
Setelah beberapa bulan,kota jogjakarta diselimuti akan ketakukan bencana yang akan terjadi jika Gunung Merapi,tiba-tiba masayarakat jogja dikejutkan oleh sebuah rangkaian gempa yang hampir meluluh lantahkan bangunan yang berada di pesisir pantai selatan jogja karta………
Setelah kejadian itu terjadi,banyak masyarakat yang syok akan kejadian tersebut…..
Bahkan salah satu lembaga survey mengatakan bahwa setelah kejadian tersebut,tingkat orang yang mendierita ganguan jiwa meningkat tajam……..
Setelah kejadian itu,pemerintah pun datang dengan bantuan-bantuannya…….
Ketidak profesional pemerintah dalam menangani bencana alam pun mulai terlihat……
Banyak bantuan yang salah sasaran……….bantuan pun banyakyang menghilang di tengah perjalanan,sementara itu bantuan yang samapai ke masayarakat cenderung menumpuk di titik tertentu saja,sementara daerah-daerah yang lainnya tidak diperhatikan.
Gejolak kejiwaan masyarakat pun muncul…….
Ketika para relawan sudah bersusah payah untuk membangun mental para korban……
Tiba-tiba usaha itu pun sirna….
Ketika masyarakat terbuai oleh janji-janji pemerintah……
Masyarakat yang asalnya sudah mau berusaha untuk bekerja kembali,sekarang sudah mulai sirna karena ada janji dari pemerintah tentang jatah hidup……
Kebiasaan masarakat untuk bekerja keras hilang sudah………
Namun janji dari pemerintah itu hanya janji….
Banyak masarakat yang tidak mendapatkan jatah hidup ituh……..
Bantuan semacam itu mungkin hanya tepat untuk beberapa saat saja…..
Namun yang dibutuhkan saat ini adalah penghidupan untuk mereka…..
Tidak saja hanya menerima uang bantuan……..
Maka dari pada itu saya,dalam diri saya ada sebuah perntanyaan yang ingin saya sampaikan kepada pemerintah….
Apakah bantuan semacam itu (jatah hidup) sudah tepat bagi korban bencana alam…?
atau malah merusak budaya bekerja keras dari para korban bencana alam…….
Memang kedua hal itu sangat bertentangan……..
Atau apakah kepintaran dari pada para pejabat pemerintah hanya sampai disitu?
Tidak dapat memikirkan hal lebih baik!!!!!!!……..